Papre_Nur Aristiana

Diposting oleh DUNIA TP 2009 B Selasa, 25 Mei 2010

Makalah
Media Cetak



Disusun Oleh:
Nur Aristiana (091024218)

TEKNOLOGI PENDIDIKAN 2009_B
Dosen Pembimbing:
Irena Mauren,S.pd.,Msc
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Surabaua
2010


 Latar Belakang
Seiring dengan berkembangnya zaman banyak sekali yang terjadi di bumu ini.Dimulai dari berkembangnya tekmnologi sampai perkembangan yang berbau pendidikan.Dan contoh kecil dari perkembangan dalam bidng pendidikan adalah dengan berdirinya sekolah-sekolah yang bertaraf nasionalhingga internasional.Dan bahkan sekarang sering kali kita temui sekolah-sekolah luarnegri yang berdiri di Indonesia,jadi untuk orang-orang Indonesia yang ingin bersekolah di luar negri mereka tidak perlu repot-repot pergi keluar negeri.Disekolah ini fasilitasnya sama dengan sekolah yang ada di luar negri akan tetapi uang memedakan hanya tempatnya saja.Hal demikian bias terjadi dilator belakangi oleh sebuah perkembangan zaman yang menuntut kita untuk dapat berfikir lebih maju dari sebelumnya sehingga kita tidaklagi tertinggaljauh oleh Negara-negara lain.Selain dari pada itu kini mulai sering kita jumpai sekolah-sekolah yang berdiri memang khusus untuk mendidik anak yang berusia mulai dari 3tahun yang biasanya diberi nama PAUD.
Seiring berjalanya waktu PAUD tidaklagi asing di dengar oleh telinga khalayak.Banyak dari mereka memilih menyekolahkan anaknya di usia 3 tahun karena menurut para ibu-ibu yang sibuk bekerja selain member pendidikan di PAUD anak0anak mereka juga bias di asuh dan di awasi perkembanganya.Dan terkadang ada juga seorang ibu yang engan menyekolahkan anak-anak mereka di sana karena alasan biaya.Para ibu-ibu ini lebih memilih menyekolakan anak-anaknya di sekolah biasa karena menurut mereka selain biayanya murah tujuanya sama-sama mendidik juga.







 Rumusan masalah
Dilihat darri segi fisikmungkin anak usia 3 tahun belum memiliki insting untuk belajar,dan bahkan ada juga anak yang hanya inginbermain dan bersenag-senag saja.Maka dari itu dalam buku ini sedikit banyak berisi tentang bagaimana cara yang sedikit efektif untuk mengajar dan memberi seorang anak pengetahuan lewat sebuah permainan sederhana akan tetapi memilik andil yang cukup besar akan perkembangan otak kiri seorang anak.
Didalam buku ini berisi tentang sedikit pembahasan mengenai pengenalan bentuk sederhana pada bangun.Disini seorang anak selain bisa bermain bersama dengan temanya,dia juga dapat mengenali bentuk-bentuk bangun melalui Kartu Domino ini.Disini seorang anak akan mampu berfikir secara efektif akan tetapi tidakmenyita fikiran mereka.
Disini seorang guru di anjurkan untuk selalu mendampingi,member arahan dan juga member penjelasan tentang bentuk0bentuk bangun yang ada pada kartu domino tersebut.












 Tujuan Penulisan
Sesuai dengan judul diatas peper ini berisi tentang pembelajaran yang efektif pada anak PAUD sehingga dia mau belajar untuk mengenali bentuk bangun akan tetapi dia tidak mengalami rasa jenuh,sebab apabila seorang anak dalam proses belajar merasakan kejenuhan dia akan merasakan kebosanan yang pada akhirnya membuat dia engan untuk belajar lagi.
Selain itu seorang guru tidak perlu bersusah payah mengenalkan bentuk bangun pada siswanya karena domino ini merupakan alat pembantu guru dalam proses belajar mengajar yang bias dikatakan efektif karena semua siswa dapat berinteraksi dengan baik,disisi lain seorang siswa bias merasakan kenyamanan belajar sambil bermain dan juga bias dengan mudah mengenali bentuk bangun hanya dengan sebuah permainan.














Kata Pengantar

Puji Syukur saya ucapkan kehadirat Tuhan YME karena dengan rahmat dan ridhonya saya dapat menyelsaikan penyusunan peper yang berjudul”PENGENALAN BENTUK BANGUN PADA ANAK TK MELALUI DOMINO”.Selain sebagai pelengkap tugas peper ini saya buat sebagai buku pendamping guru untuk menganjar siswa TKnya dalam mengenal bentuk-bentuk bangun.Dalam peper ini berisi tentang bagai mana cara menunjukkan bentuk bangun pada siswa TK melalui kartu domino.
Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Irena Mauren,S.pd.,Msc selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk kita semua,dan dengan sabar maemberi pengetahuan dan saran kepada kita,sehinga peper ini dapatdisusun dengan baik.Dengan demikian peper ini juga bisa saya gunakan sebagai media untuk menambah ilmu dan pengetahuan saya .Disini saya juga mengucapkan banyak terimakasi kepada teman-teman dan keluarga dekat saya yang telah memberikan dukungan dan do’anya sehingga peper ini dapat terselsaikan dengan baik.
Harapan saya mudah-mudahan peper ini bisa bermanfaat bagi para guru yang memiliki ytugas mulia mendidik dan member kan ilmunya kepada anak didiknya.Selain itu semoga peper ini juga berguna bagi saya dan teman-teman lainya sehinga dapat menambah pengeahuan kita.



Surabaya, April 2010
Penulis


DAFTAR ISI
Cover …….………………………………………………………………
Kata Pengantar…………………………………………………………...
Daftar Isi………………………………………………………………...
BAB I Pendahuluan
1.1Latar Belakang………………………………………………
1.2Rumusan Masalah…………………………………………...
2.3Tujuan Penulisan…………………………………………….
BAB II Pembahasan
2.1 Kemajuan di Dunia Pendidikan………. …………………….
2.2 Permainan………………….……………….………………..
2.3 Diskripsi Permainan……………….……...…………………
2.4 Diskripsi Kartu Domino…………………………………….
2.5 Demonstrasi…………………………………………………
2.6 Contoh bangun………………………………………………

BAB III Penutup
3.1 Kesimpulan …………………………………………………



”PENGENALAN BENTUK BANGUN PADA ANAK TK MELALUI DOMINO”.








Permasalahan

Kemajuan di Dunia Pendidikan
Di era globalisasi yang serba maju ini banyak sekali perubahan yang terjadi,banyak yang berfikir semua hal bisa dilakukan dengan cara yang cukupmudah dan instan asalkan ada uang.Dengan adanya perubahan yang sedemikian rupa, mereka semua menyadari seberapa pentingnya pendidikan agar mereka mudah dalam mencari pekejaan yang dapat menghasilkan uang. Mereka semua bisa mendapatkan semua yang mereka mau dengan cara yang mudah dan instan.
Dengan tuntutan seperti itu ,banyak sekali pluang bisnis yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan uang dan bisa member mereka keuntungan berlipat ganda.darimulai membuka tempt bimbel sampai membuka sekolah yang berfasilitas dan bertaraf internasional.Sekalipn tak semudah yang dibayangkan asal ada kemauan dan modal usaha pasti bisa berjalan.
Dan kini banyak sekali sekolah-sekolah yang memang khusus untuk anak usia 3 sampai 5 tahun yang diberi nama PAUD.Hal yang mendasari didirikanya sekolah PAUD adalah kesibukan orang tua mencari uang akan tetapi mereka lebih memprioritaskan yang namanya pendidikan sekalipun para orang tua tidak punya waktu untuk mengurus anak-anak mreka,disisilain banyaknya fasilitas pendidikan yang di tawarkan ,dimulai dari taman bermain sampai tempat yang memang benar-benar disediakan untuk mengasa skill dan kemampuan mereka.Membuat para orang tua lebih suka mempercayakan perkembangan anak-anak mereka kepada yang memang sudah benar ahli di bidangnya.
Jadi para orang tua yang sibuk mencari nafkah lebih memilih mempercayakan tumbuh kembang anaknya dengan cara menyekolahkan anak-anak mereka di usia dini karena para orang tua peraya,selain mendapat ilmu si anak juga mendapat penjagaan yang benar-benar extra dandi ajari hidup mandiri sehingga mereka tidak lagi bergantung/manja dengan orang tua.



Dalam pembuatan sekolah yang berbasis seperti ini sangat tidaklah mudah. para guru harus benar-benar memiliki skil dan keterampilan.Sehingga si peserta didik bisa merasakan kenyamanan meskipin jauh dari orang tua yang melahirkan dia,tidak jarang juga seorang anak merasa tidak nyaman apabila dekat dengan orang lain yang bukan anggota keluarganya.Disini keaktifan dan peran serta guru benar-benar mendukung pertumbuhan si peserta didik.
Selain berkewajibam membuat para peserta didik menjadi lebih pintar dan kreatif dalam segala hal,guru/pengajar harus menjaga agar peserta didik tidak mengalami kebosanan.Sebab apabila seorang peserta didik sudah merasa bosan dengan apa yang mereka lakukan dan mereka hadapi setiap hari, dia tidak akan memiliki minat belajar dan motifasi untuk belajar lebih giat lagi,hal demikian akan menpersulit seorag guru dalam memberi materi pada si pserta didik apalagi mereka masi dalam tahap pertumbuhan yang cenderung lebih senag bermain-main dari pada haus belajar.Dan biasanya anak dalam usia yang relative muda mereka lenbih cenderung melakukan sesuatu yang mereka mau dibandingkan menuruti arahan yang diberikan oleh gurunya.Mereka masi dalam masa pertumbuhan yang cenderung bersifat aktif dalam sebuah permaian.
Sebenarnya banyak sekali yang bisa dilakukan seorang guru untuk membuat peserta didiknya merasa senang dan nyaman pada saat dia mengikuti pelajaran yang di ajarkan didalam kelas dan salah satu contohnya adalah dengan cara memberi reword berupa pujian atau barag sehingga dia merasa termotifasi untuk melakukan sesuatu yang bisa membuat dia mendapatkan reword lagi.Selain itu jangan melakukan kegiatan belajar mengajar yang sifatnya hanya berupa materi.Usahakan satu sampai tiga kali dalam seminggu guru mengajak sibelajar untuk belajar di luar kelas agar mereka bisa belajar lebih aktif dan kreatif lagi
Selain member reword dan kegiatan-kegiatan diatas,seorang guru juga bisa mencipkakan permainan yang bisa membuat mereka merasa senang sehingga mereka mau merespon apa yang sedang di ajarkan di dalam kelas oleh gurunya. Kalau perlu buat permainan yang sifatnya mudah akan tetapi bisa dimengertioleh semua murit dan dapat di pelajari lagi di rumah masing-masing setelah mereka pulang sekolah.
Dengan demikian permainan yang di ajarkan didalam kelas bisa dipraktikan lagi di rumah sehingga peserta didik tidak gampang lupa.Dan jangka waktu mereka untuk mempelajari dam mengingat-ingat jadi lebih singkat.

Permainan
Kini Disetiap sekolah-sekolah banyak sekali suatu kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dengan cara mengabungkan sebuah permainan dengan materi yang sedang di ajarkan.halini bertujuan untuk menghindari rasa bosan siswa daklam menghadapi setiap mata peljaran.Hal demikian juga diterapkan pada siswa TK.Banyak sekali permainan yang degabungkan dengan pelajaran sehingga peserta didik bisa dengan mudah memahami dan menerima materi yang di ajarkan dengan baik.
Untuk mengkombinasi pelajaran dengan permainan pada anak TK tidaklah mudah.Guru harus benar-benar mengerti sifat dan karakter dari masing-masing siswanya sehingga permain yang di ciptakan guru tidak membingungkan siswanya.
Dengan demikian akan terjadi respon dari peserta didik kepada gurunya sehingga proses beklajar bisa berlangsung dengan mudah.

Deskripsi Permainan
Dalam setiap materi yag di ajarkan kepada si peserta didik khususnya untuk anak-anak paud,guru lebih mengkombinasikan suatu permainan dengan materi yang sedang di ajarkan.Halini dilakukan untuk membuat peserta didik lebih mudah menerima materi yang sedang di ajarkan.
Seperti yang inin saya jabarkan dalam peper ini.Saya ingin membuat suatu pernainan yang sifatnya mengasa kreatifitas anak,selain itu pada saat selsai jam sekolah sipeserta didik bisa mempraktikan kembli dirumah.Dalam permainan kartu domino ini guru bisa memberi pelajaran dengan cara membuat kartu domino bersama-sama dengan teman sekelasnya sehingga peserta didik bisa mengasah kemampuan yang mereka miliki.


Seperti membuat garis,mengambar,mewarnai dan memotong kertas menjadi bagian-bagian kecil hingga berbentuk kartu domino.Dengan demikian mereka merasa bangga karena bisa membuat sebuah hasil karya dengan usahanya sendiri meskipin guru masi berperan secara aktif.
Setelah mereka berhasil membuat bermacam-macambentuk gambar,beri arahan mereka untuk mewarnai gambar yang sudah mereka buat dengan warna sesuka mereka akan tetapi setiap bentuk bangun yang berbeda harus di beri warna yang berbeda sedangkan untuk gambar yang sama mereka harus memeri warna yang sama.dengan demikian seorang guru member pelajaran kecil akan tetapi bisa mencakup semua hal yang harus merekakuasai seperiti”mengambar bentuk bangun,member warna pada setiap bentuk bangun yang sama”.
Terkadang ada anak yang susah membedakan antara persegi dan persegi panjang.Dan tugas giuru adalah member contoh dan penjelasan tentang gambar tersebut sehinggapeserta didik bisa membedakanya.Memang tidak mudah mengajari mereka mengenalbentuk bangu secara otodidak.perlu waktu yang lama untuk mengajari itu semua.

Diskripsi
Tidak hanya di Indonesia saja,sebuah permainan sejenis judi uang yang di beri nama DOMINO juga terdapat di Negara tetangga,namun terkadang yang membedakan antara judi domino di Indonesia dan Negara tetangga adalah cara main dan peraturan-peraturanya.
Disini yang ingin saya bahas bukan judi dominonya akan tetapi lebih kepada pemanfaatan domino sebagai proses mengenal bentuk bangun pada anak TK/PAUD.Didalam peper ini menjelasakan mengenai bagai mana cara memanfaatkan kartu domino yang biasanya dipergunakan untuk berjudi bias menjadi suatu alat yang bias digunakan untuk proses belajar mengenal bentuk bangun.

Dalam hal ini saya ingin membuat sebuah gambaran tentang kartu domino yang dipergunakan untuk anak PAUD.Saya akan mengunakan kertas hvs untuk mengmbar bentuj-bentuk bangun yang kemudian dibentukmenyerupai kartu domino.akan tetapi dalam kertas tersebut berisi gambar bangun yang diberi warna-warni agar bisa menarik perhatian si belajar.
Bukan hanya itu seipelajar diberi kesempatan untuk membuat kartu dominonya sendiri-sendiri sehingga sibelajar merasa tertantang dan memiliki motifasi tinggi untuk mengambar brntuk bangun yang mereka mau dan kemudian di potong-potong menyerupai domino.Dalam hal ini guru harus berperan aktif untuk membantu sibelajar agar sibelajar tidak mengalami kesulitan.
Setelah domino mereka jadi,Dengan bantuan guru juga peserta didik diberi pengarahan bagaimana cara memainkan kartu domino agar mereka tertarik untuk mempelaari ,mengenal dan mengetahui bentuk bangun dan warna yang terdapat pada kartu domino tersebut.Setelah mereka mulai mengerti bagaimana cara memainkan kartu domino tersebut,guru memberi kesempatan peserta didiknya untuk bermain sendiri agar dia bisa lebih memahami bangun apa saja yang ada dalam kartu domino tersebut,kartu domino juga bisa di bentuk sesuai dengan yang mereka mau, selain belajar mereka juga bisa bermain sehingga tidak merasa jenuh atau bosan.









 Demonstrasi

1. Siapkan ketsa HVS/kertas berwarna putih(usahakan kertasnya jangan yang bergaris agar si peserta didik bisa bekajar membuat garis sendiri)
2. Beri pengarahan sipeserta didik untuk member garis lurus kebawah(vertikal)ke seluruh bagian kertas.

(Contoh Gambar)

3. Setelah garis lurus kebawah(vertikal) selsai di buat,beriarahan kembali untuk membuat garis lurus ke samping(horizontal
(Contoh Gamb


4. Setelah garis vertical dan horizontalselsai dibuat,Beri pengarahan kembakli peserta didik untuk mengambar bentuk bangun sesuai dengan yang guru berikan
(Contoh Gambar)

5. Beri arahan kepada peserta didikagar mengambar bentuk-bentuk bangun pada kertas HVS hingga penuh
(Contoh Gambar)




6. Setelah semua garisterisi penuh dengan gambar bangun,Beri pengarahan kembali pare peserta didik untuk member warna bangun-bangun yang sudah mereka gambar.
”Ketentuan tiep bentuk bangun beri warna yang sama agar mudah untuk menghafalnya”

(Contoh Gambar)




7. Setelah semua gambar sudah di warnai sesuai dengan petunjuk,potong menjadi bagian-bagia kecil sehingga menjadi beberapa bagian.
(Contoh Gambar)

8. Setelah setelah semua bangun sudah di potong –potong baru permainan mengenal bentuk bangun dengan media domino bisa dinulai.Dengan petunjuk-petunjuk di atas maka seorang guru tidak lagi kesulitan nmencari ide untuk membuat peserta didiknya kreatif sekaligus mampu mengenal bentuk bangun.

(Contoh Gambar)




 Contoh bangun dalam kartu domino yang sudah di susun





























Kesimpulan
Setiap pembelajaran yang di berikan khususnya untuk anak PAUD/TK tidak harus selau berupa materi semata,karena dengan pemberian materi yyang dilakunkan secara monoton akan membuat seorang anak akan cepat merasa bosan dan tidak bisa berimajinasi sehingga dia tidak akan memiliki kreatifitas.Seharusnya antara penbelajaran yang bersifat permainan bisa diberikan setiap kali pada saat sekolah berlangsung.

0 komentar

Posting Komentar