cerpen "keceriaan dibalik sebuah kegagalan"

Diposting oleh DUNIA TP 2009 B Rabu, 26 Mei 2010

y39.pngAnsia Tafrilia
EDUTECH.09B.091024251

CERPEN
JUDUL : KECERIAAN DIBALIK SEBUAH KEGAGALAN              

*     KARAKTER TOKOH                  :
*   Ayah              : bijaksana, penyayang, sabar
*   Bunda             : sabar, penyayang
*   Kak Lola         : baik hati, tegas
*   Nino               : anak yang patuh, tidak mudah putus asa

*     ALUR                                        : MAJU

*     LATAR TEMPAT,WAKTU          : DI LAPANGAN SEPAK BOLA SEKOLAH                                                                 NINO, DALAM MOBIL, DI WARUNG                                                                    BUBUR AYAM PAK BEJO.


*     TEMA                                       : EDUCATION for Children

*     PEMILIHAN BAHASA              : BAHASA INDONESIA SEHARI-HARI





text002.png    Keceriaan dibalik sebuah kegagalan

          Pada sabtu sore yang cerah. Tetapi sore itu tim sekolah Nino kalah bertanding sepak bola lawan sekolah temannya. Saat itu pula , setelah pertandingan berlangsung dan semua telah kembali ke tempat peristirahatan Tim masing-masing , Nino di hampiri oleh ayahnya.
Ayah menghampiri Nino, “Ayah senang bisa melihat permainanmu.”Tapi nino kelihatan sedih dan kecewa. Nino kelihatan sedih sekali “Kita langsung pulang saja. Ayah ?” pinta Nino. “Iya sayang,”  Ayah sambil memeluk bahu Nino. Bunda dan Kak Lola berjalan di belakangya.
Apakah Kak Lola akan bertanya mengapa Nino sedih ? Dan apakah Nino akan menjawabnya ? dalam hati Kak Lola.
Di mobil, “Nino mengapa kamu diam saja ?”tanya Kak Lola. Nino sedih dan kesal, seharusnya tim Nino bisa menang !” sahut Nino.
“Ayah mengerti mengapa Nino merasa sedih. Mungkin  Ayah juga akan merasa sedih dan kecewa bila ini terjadi pada Ayah,” kata Ayah.
“ Tapi Nino,”Kak Lola bertanya, “Nino bermain bagus tadi ! Mengapa Nino sedih ?”
“Mungkin Nino sedih karena tim Nino mainnya sudah bagus!” jawab Nino sambil menghentakkan kaki. “Kami hampir saja menang!”
“Tadi Nino mencetak dua gol, bagaimana perasaanmu mengenai hal itu?” tanya Ayah. “Nino senang, Nino bisa membuat dua gol,” sahut Nino.
“Bagaimana Nino bisa merasa senang dan sedih pada saat yang sama ? tanya Kak Lola. “Iya, Nino bingung. Nino merasa senang tapi juga sedih,” jawab Nino.
“Saat ini Ayah senang bisa bersama anak-anak yang pintar seperti kalian. Namun Ayah juga sedih karena selama seminggu harus berpisah dengan kalian.”
Setelah itu Nino terlihat diam kembali. Ia sedang memahami perasaannya. “Yah, Ayah selalu bilang kalau masalah menang atau tidak bukan yang terpenting, yang penting adalah kita telah berusaha sebaik mungkin. Benar begitu ?” tanya Nino.
“Benar Nino” jawab ayah. “Mungkin Ayah juga sedih, kalau saja pada pertandingan lalu kita bisa berlatih lebih giat. Kalau kita telah berlatih dengan sangat giat berarti kita telah melakukan usaha terbaik.”
“Nino, mungkin perasaan sedih itu ingin membantu Nino,” Bunda berkata.
“OK, kata Nino dengan tegas. “Nino akan mendengarkan kesedihan Nino dan Nino akan berlatih tiga kali sebelum pertandingan berikutnya.” Jawab Nino dengan penuh semangat.
“Ayah, Bunda, tidak marah kepada Nino karena Nino tidak menang ?” tanya Nino. Bunda dan Ayah menggelengkan kepala. “Kami bangga karena Nino telah tumbuh menjadi anak yang penuh perhatian,” ucap Ayah. Nino tersenyum, dan merasa lebih baik.
Kak Lola tiba-tiba berkata, “ Ayah apa kita bisa merayakan kerja keras Nino? Kita menjemput Dani dulu, setelah itu kita makan bubur ayam Pak Bejo?” Ayah dan Bunda setuju dengan usul Kak Lola. Kini mereka sudah untuk segera menyantap bubur ayam hangat yang sangat lezat.






y30.png

SEKIAN

0 komentar

Posting Komentar